Surat Michalis Nikolopoulos Dari Balik Penjara

Pada hari Rabu 26 Januari 2011, pada saat aku sedang berada di jalan Iliou di Nea Kifissia di Athena, aku diburu dan ditangkap oleh babi-babi berseragam dari DIAS Squad.

Secara jelas aku deklarasikan dengan BANGGA bahwa aku adalah anggota dari Organisasi Revolusioner Conspiracy of Cells of Fire, sesuatu yang pasti membanggakan dan tanpa menyesal kulanjutkan dengan kepala yang menengadah ke atas. Setelah penangkapanku dan sebagai tahanan dari perang revolusioner dan sebagai tahanan politik, aku berpindah dari Sektor Ilegal ke Sel Anggota Yang Dipenjara dari Organisasi Revolusioner Conspiracy of Cells of Fire. Ide politik, nilai, pandangan dan pemikiran yang telah, sedang dan akan diekspresikan akan terus diwujudkan melalui setiap kata yang telah diproduksi oleh Organisasi Revolusioner Conspiracy of Cells of Fire. Saya adalah seorang anarkis dan pandanganku adalah dalam tendensi nihilisme dan anti-sosialisme, semenjak dalam tingkat umum seluruh arus otoritarian saat diciptakan, dikembangkan, dan mendukung perilaku nafsu wewenang dan produksi pasifitas mayoritas masyarakat saat ini dan struktur-strukturnya.

Selanjutnya, sesuatu yang tentu saja jelas, meskipun saat ini aku sedang berada di belakang jeruji, aku akan melanjutkan perjuangan dan aku akan selalu mendukung organisasi kami. Juga organisasi lain yang terlibat dalam perang gerilya kota domestik akan mendapatkan dukungan tanpa syarat dariku, juga kepada Front Revolusioner Internasional – Federasi Anarkis Informal. Secara bersamaan kukirimkan dukungan, keyakinan dan persahabatan kepada para saudara-saudaraku dari Sektor Ilegal dari Organisasi Revolusioner Conspiracy of Cells of Fire, dan aku ingin mengatakan sesuatu kepada mereka, “Persaudaraan kita semakin lebih kuat dalam setiap perjuangan dan pertempuran yang penuh amarah … SEMUANYA TERUS BERLANJUT!!!”

Aku tidak menyesal untuk penangkapanku,
Aku tidak menyesal untuk klandestinitas,
Aku tidak menyesal bahwa kini aku dipenjara,
Aku tidak menyesal untuk Perjuangan yang kami lakukan…

SATU-SATUNYA PENYESALAN DARI PERJUANGAN INI ADALAH KETIKA IA TIDAK PERNAH TERJADI
PANJANG UMUR CONSPIRACY OF CELLS OF FIRE
PANJANG UMUR PERJUANGAN BERSENJATA UNTUK REVOLUSI
PANJANG UMUR ANARKI

N.B. Pernyataan ini secara partikular sederhanan dan hanyalah merupakan klaim pertanggungjawaban dan tidak termasuk pengalamanku selama penangkapan dan penyekapan di markas besar satuan anti teroris. Tidak termasuk keseluruhan kepercayaan politik yang lebih mendetail dariku, juga pandanganku tentang penjara, klandestinitas dan penolakan untuk menghadiri pengadilan pada 17 Januari 2011, yang mana saat itu aku masih dalam pelarian. Semua hal tersebut akan segera dipublikasikan dalam teks di waktu mendatang.

 

Dari lubang penjara lubang neraka di Trikala
Michalis Nikolopoulos

Komunike Sel Anggota Dalam Penjara: Conspiracy of Cells of Fire

Pada tanggal 14 Maret 2011, lima orang kamerad dari Conspiracy of Cells of Fire: O. Ekonomidou, G. Polidoras, G. Nikolopoulos, D. Bolano and Ch. Tsakalos tertangkap, dan ini adalah komunike mereka.

Mereka berpikir bahwa ini sudah selesai …

Tapi sekarang semuanya dimulai kembali …

Kami menulis ini saat sedang terkunci dalam sel kami, puluhan kilometer jauhnya dari satu sama lain, tersandera di mana kami diasingkan oleh dendam dari otoritas yuridis tersebar di penjara Yunani, Corfu, Komotini, Grevena, Domokos, Thebes …

Kami menulis dan kami yakin bahwa suara kami, tidak peduli bagaimanapun mereka mencoba untuk mengubur dalam kegelapan sel dari demokrasi, tetap memiliki kekuatan untuk tetap berteriak. Berteriak untuk kebebasan, untuk inversi, untuk revolusi. Berteriak untuk jalan hidup lain di mana kita semua akan menjadi “raja” tanpa budak.

Untuk dunia tanpa otoritas, polisi dan penjara.

Kami masih haus untuk berbicara tentang perjuangan kami, tentang hak-hak kami dan kesalahan-kesalahan, tentang perjalanan unik ke laut pemberontakan di mana kami mengembara melalui Conspiracy of Cells of Fire. Karena kami, Olga Ekonomidou, Giorgos Polidoras, Damianos Bolano, Giorgos Nikolopoulos, Christos Tsakalos, adalah bagian dari Conspiracy of Cells of Fire dan Conspiracy adalah cara kami untuk revolusi.

Sel Anggota Dalam Penjara
Conspiracy of Cells of Fire

Kami Ingin Melihat Bintang-Bintang Bersinar

Sebuah jaringan untuk merebut dan melumpuhkan kehidupan, untuk membunuh atau memperbudak. Jaringan listrik terpusat tidak pula berbeda dengan: ketergantungan terhadap ‘kemajuan’ dan ‘kebebasan’ yang dipaksakan pada kita adalah sebuah bentuk perbudakan terselubung, produksi dan konsumsi energi hanya membawa penyakit dan kematian.

“Kebutuhan” energi listrik adalah bukan tidak mungkin, kebutuhan yang diinduksikan oleh sistem? Apa manfaat terbaik yang dapat kita nikmati berkat energi listrik dan seluruh jaringannya?

Alarm yang memperpendek jam tidur dan memotong mimpi kita, mengumumkan kalimat tentang hari yang lain dari sebuah kerja paksa?

Radio yang mengindoktrinasikan bawah sadar kita sementara kita melakukan sarapan dengan cepat, diguncang oleh pikiran untuk tiba sebelum jadwal kerja, yang membuat gusar – berdasarkan kasus – untuk pemilik lahan atau profesor?

Kereta bawah tanah, angkutan umum, bus listrik “ekologi” atau kereta-kereta yang mengangkut dan mengantarkan kita menuju tempat operasi dan penjara yang bagi kita seperti lantai berputar di sebuah rumah pembantaian yang sangat besar?

Lampu lalu lintas yang mengatur dan membatasi pergerakan kita, baik dalam mobil atau ketika berjalan kaki?

Kamera video yang seperti pasukan gargoyle (monster bersayap), mengawasi setiap gerakan kita dan mencoba menimbulkan rasa takut dalam diri kita saat melakukan sesuatu, untuk mempertahankan status quo?

Jaringan listrik telah disucikan dalam bagian dari abad pertengahan Kristen-sentris, menuju antroposentris renaisans, sampai saat ini dehumanisasi total dan penghancuran kehidupan dalam masa technosentris.

Apakah kita hanya perlu menghentikan manfaat keberadaan dan perluasan industri?

Kami sekarat saat bekerja, di tempat yang sama dengan perbudakan, atau meninggal kemudian secara perlahan dalam penderitaan karena penyakit yang dihasilkan oleh kerja (tanpa melupakan tentang jiwa yang tercekik oleh pengabdian atau karena dasi yang memisahkan kepala dengan tubuh, tersedak sampai mati).

Di luar tempat kerja: keracunan menyebar luas, demokratis, para dermawan.

Ini adalah jaringan listrik utama yang memungkinkan pengoperasian kawasan industri, produksi dan pengangkutan barang-barang konsumsi dan komoditas yang tidak diperlukan, bahan baku sering berasal dari subjek terjajah menuju pemangsa perang dan mereka bertopeng sebagai agama / kedaerahan/ konflik etnis.

Sementara itu masih hidup sebuah jaringan yang sama yang mempertahankan aparatur negara dan antek-antek internasional, birokrasi dan konsekuensi mereka, sistem komunikasi, bank, pabrik-pabrik, laboratorium, sekolah dan sarana dari propaganda lainnya…

Energi listrik yang sama yang memberi “makan” represi yang berasal dari stasiun polisi dan sistem komputer science mereka, arsip pidana, database, dan lain-lain.

Hal yang sama yang menerangi ruangan pengadilan, kekuasaan detektor logam dan sebagainya.

Energi yang sama yang membantu untuk menahan narapidana yang tidak diinginkan di penjara, pusat penahanan untuk imigran atau rumah sakit jiwa …

Sementara itu, menjadi bagian dari “keuntungan” berarti anda secara otomatis dipenjarakan dalam simpul yang lain dari jaringan listrik: supermarket, toko, ruang senam, tempat “seni” dan “budaya”, restoran, bar, diskotik – kesemuanya sama dalam mempertahankan ilusi dari “kehidupan”, siang dan malam, walaupun bagi banyak orang masih ada perasaan sadar yang mendalam akan ketidaknyamanan terhadap sesuatu yang tidak benar.

Sensasi dalam menjalani kehidupan tidak mungkin dibersihkan hanya dengan satu kali mandi dengan air hangat atau dengan menceburkan diri saat senja dalam kemilau televisi.

Tidak ada Playstation (dan tidak ada candu lainnya) yang akan memecahkan rasa ketidak nyamanan kita melawan eksistensi; Seperti juga, hayalan tentang ‘liburan’ yang ditemukan lebih dari abad yang lalu tidak pernah, tidak akan mampu dan tidak akan pernah bisa menjadi lebih dari sekedar jalan keluar sederhana (yang juga dipenuhi oleh jaringan listrik) untuk menjaga sedemikian rupa para pasifis dan budak-budak produktif.

Untuk memisahkan diri dari jaringan listrik ini – terdiri dari perbudakan dan kematian – adalah dengan menyerang dasar dari sistem.

Dalam kenyataanya, energi listrik berfungsi untuk mempertahankan masyarakat teknologi.

Kita memiliki matahari, kita memiliki api …

Tentu saja, revolusi tidak akan tanpa rasa sakit, namun, melawan ketidakmungkinan “perbaikan” sistem yang didirikan diatas kekuasaan dan kematian, apakah ada alternatif lain yang lebih efektif?

Kami ingin melihat bintang-bintang bersinar, seluruhnya.

Dan jika tahun ini benar-benar harus memiliki pohon Natal, maka itu akan dihiasi seperti salah satu pohon natal di alun-alun parlemen Athena.

Sampai suatu saat …

Beberapa Musuh Dari Jaringan Listrik Semenanjung Iberia
Untuk musim panas tahun 2009

Sumber dalam bahasa Inggris.

Kami Bukan Budak; Kami Adalah Dinamit

Mereka adalah hal-hal yang lama, dari abad yang lain. Kemiskinan, dimana kemajuan tampaknya telah dibuang dari Barat, datang kembali untuk membuat kita merasa gigitannya. Para Bankir belum melompat dari jendela, tapi masyarakat miskin mengisi jalanan. Pabrik dan toko-toko menutup pintu mereka. Jutaan orang menemukan diri mereka dengan tidak berarti untuk menghadapi masa depan. Mereka dijanjikan bahwa kehidupan berlalu saat mereka berlutut, diantara pekerjaan yang menguntungkan para bos dan ketaatan kepada kehendak pemerintah akan setidaknya menjamin kelangsungan hidup tenang bagi mereka. Sekarang jelas bagi semua bahwa hal ini adalah bohong.

Mereka adalah hal-hal yang lama, dari abad yang lain. Barisan yang membengkak di depan dapur sup. Jumlah pencurian di supermarket terus berkembang. Proses Penyitaan menumpuk. Dan sementara mereka di tingkatan “bawah” mencoba untuk tidak mati kelaparan, orang-orang di tingkat “atas” mempersiapkan diri untuk yang terburuk, untuk kengerian ledakan sosial. “Zero toleransi” dijamin bagi siapa saja yang melanggar hukum; struktur baru penahanan sedang dipersiapkan untuk penduduk asli dan imigran; tentara dan “sukarelawan” patroli lingkungan yang berada di bawah pengawasan video. Orang miskin lama dan yang baru harus mengetahui: sekarat karena melarat atau bunuh diri, ini adalah pilihan satu-satunya yang hanya diperbolehkan kepada mereka.

Mereka adalah hal-hal yang lama, dari abad yang lain. Saat ini, semakin banyak orang berusaha untuk merebut kekayaan dari tempat-tempat yang memiliki kelimpahan. Beberapa bahkan memiliki impian dalam hati mereka, seperti dua anarkis, Christos dan Alfredo, yang ditangkap di Yunani pada tanggal 1 Oktober untuk sebuah perampokan bank. Christos merampok bank di bawah todongan senjata. Mereka mengklaim bahwa Alfredo membantunya, mengambil uang saat pengiriman. Sekarang dua anarkis tersebut, satu Yunani dan satu Italia, berada di belakang “jeruji”. Penjara adalah nasib yang dijanjikan kepada siapa saja yang tidak mengundurkan diri untuk mati dalam kesengsaraan, nasib tersebut dijanjikan kepada musuh-musuh dari semua eksploitasi dan otoritas.

Mereka adalah hal-hal yang lama, dari abad yang lain. Sebuah kehancuran ekonomi, melonjaknya pengangguran, memburuknya kondisi hidup, perang di antara orang miskin yang dihasut oleh antek penguasa, rasisme mempercepatnya dari hanya merangkak hingga berlari, sebuah planet yang terancam oleh perkembangan teknologi, negara menggantikan wortel demokrasi dengan batang totalitarianisme… Dalam hal ini tiba-tiba kembali ke masa lalu, masih ada sesuatu yang hilang: martabat yang terhina mendorong keputusasaan diri, mengubahnya menjadi tindakan; kebebasan yang berhenti kemudian menjadi hak untuk mematuhi otoritas dan kembali menjadi tantangan untuk setiap bentuk kekuasaan; hasrat untuk hidup yang kecewa dengan apa yang ada dan meningakatnya serangan untuk merebut apa yang belum pernah ada.

Ini adalah hal yang lama, dari abad yang lain: INSUREKSI !!!

Teks mengenai aksi perampokan sebuah bank di Yunani.

Komunike International Conspiracy for Revenge (ICR) 0.01

4 April 2011

Serangan ini adalah balas dendam untuk semua yang dilakukan oleh NEGARA dan KAPITAL di BIMA, TAKALAR & PANDANG RAYA (Makassar), KULON PROGO (Jogja), PERSIL IV (Medan), BUYAT, PAPUA dan banyak tempat yang lain.

Kami telah muak dan bosan dengan berbagai cara standar yang membuat suara kami tidak terdengar. Sekarang, dengan menyerang balik kami memastikan bahwa suara kami terdengar, bahkan jauh lebih keras.

Dan hal ini belum berakhir.

Kami akan membakar dan menghancurkan lebih banyak properti mereka yang menghancurkan hidup dan semua keindahannya.

Kami akan bertindak lebih jauh dan dengan lebih kuat untuk membalas semua tindakan mereka yang mencuri dan memenjarakan kesenangan hidup dan hasrat-hasratnya.

Sudah cukup dimengerti bahwa adalah tidak cukup dengan tetap diam membiarkan semua dimediasi oleh spesialis-spesialis. Hal itu sama persis dengan para aktifis mahasiswa dan partai-partai politik yang terus menipu kita dengan janji kosong mereka.

Tidak ada lagi alasan untuk tetap pasif dan tidak menyerang balik. Ini adalah PERANG.

Perang yang kami tujukan kepada semua kekuatan represif: semua birokrat, polisi dan institusi militer, pengadilan, jaksa dan pengacara dan media massa.

Perang kepada semua yang tidak mau mengangkat senjata dan merebut kembali hidup mereka. Karena besok akan terlalu terlambat. Sekarang atau tidak sama sekali.

INTERNATIONAL CONSPIRACY FOR REVENGE

PS: Komunike ini adalah pertanggungjawaban atas aksi serangan pembakaran terhadap Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank BCA di Tanjung Batu, Manado.

Negara, Institusi Militer dan Polisi serta Pemodal Adalah Teroris Sebenarnya

25 Maret 2011

PT Indomining (Bima) telah melakukan represi brutal terhadap masyarakat lokal, Jogja Mangasa Internasional ingin mengenyahkan 30 ribu petani Kulon Progo. Petani Takalar terancam dirampas lahannya. Dan semua ini dilakukan secara brutal, termasuk penembakan, teror, pelecehan seksual serta berbagai penindasan yang tak pernah kita dengar dari media massa.

Tak heran bahwa perusahaan-pemodal-birokrat ini tak peduli apapun selain hanya menebalkan kantong mereka !

Penyerangan kami terhadap ATM (bank) merupakan target penting dikarenakan bank senantiasa terlibat dalam pendanaan ekstraksi sumber daya alam serta penindasan masyarakatnya atas nama kapital!. Kami tidak berniat untuk melukai siapapun, perusakkan terhadap benda bukanlah kekerasan! Tiada ampun bagi penindas! Tiada ampun bagi negara dan Kapitalisme!

GOT IS TOT INSURRECTIONARY FRONT

PS: Komunike ini terkait serangan pembakaran terhadap Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank BCA di depan Universitas Indonesia Timur (UIT), Rapocini Makassar.